Sumber kekayaan Jogi Hendra Atmadja bertambah, di mana Mayora melakukan ekspansi bisnis ke produk minuman kemasan dengan membuat produk teh minum kemasan bernama Teh Pucuk Harum. Kehadiran produk tersebut diharapkan bisa menyaingi produk Teh Botol Sosro yang pada saat itu telah menguasai pasar Indonesia.
Tak hanya itu, Mayora bekerja sama dengan PT Tirta Fresindo Jaya menghadirkan produk air mineral kemasan bernama Le Minerale. Kolaborasi ini menciptakan 5 pabrik diberbagai wilayah, mulai dari Ciawi, Makassar, Medan, Sukabumi, Pasuruan, Cianjur, dan Palembang.
Oleh karena itu, sumber kekayaan Jogi Hendra Atmadja naik secara bertahap. Di tahun 2016 kekayaannya tercatat dengan jumlah angka sekitar Rp10 triliun, lalu di tahun 2018 meningkat tiga kali lipat menjadi sekitar Rp33 triliun rupiah.
Kemudian di tahun 2019, kekayaan bertambah kembali di angka sekitar Rp42 triluin. Hal ini membuat namanya masuk kedalam 10 daftar orang terkaya di Indonesia versi majalah bisnis Forbes.
Menurut data forbes, saat ini Jogi berada diurutan 9 orang terkaya Indonesia. Nilai kekayaan Jogi sebesar 4,1 miliar dolar AS atau setara Rp58,75 triliun.