Intel bakal PHK 15.000 Karyawan dan Tunda Bayar Dividen

Aditya Pratama
Produsen chip AS, Intel bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 15.000 karyawan. (Foto: intel.com)

CALIFORNIA, iNews.id - Produsen chip Amerika Serikat (AS), Intel bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 15.000 karyawan. Hal ini dilakukan untuk peningkatan kinerja dalam upaya mengejar pesaing.

Mengutip BBC, saham Intel anjlok hingga 20 persen setelah mengumumkan rencana pemangkasan karyawan. Selain itu, perusahaan juga melaporkan penurunan penjualan pada laporan keuangan terbaru.

Intel juga telah memangkas rencana investasi dan akan menangguhkan pembayaran dividen.

Adapun, Intel tengah berjuang di industri chip karena pergeseran pasar yang beralih ke pesaingnya, Nvidia, yang dikenal dengan chip AI yang canggih

Perusahaan itu mengatakan, penjualan turun 1 persen pada kuartal II 2024 dan diperkirakan kinerja perusahaan pada paruh kedua tahun ini akan lebih buruk dari yang diharapkan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Said Iqbal Ungkap Pemerintah bakal Turunkan Harga Gas Industri, Cegah PHK Massal

57 tahun lalu

220.000 Orang Belum Bekerja dan 50.000 Kena PHK di Indonesia akibat AI

57 tahun lalu

PHK Massal Mengancam, Andi Gani Yakin Pemerintah Bisa Selamatkan Buruh

57 tahun lalu

Mensesneg Pastikan 2 Pabrik Otomotif di Jatim Tunda Pindah ke Vietnam, Tak Ada PHK Massal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal