Intel bakal PHK 15.000 Karyawan dan Tunda Bayar Dividen

Aditya Pratama
Produsen chip AS, Intel bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 15.000 karyawan. (Foto: intel.com)

"Pendapatan kami belum tumbuh seperti yang diharapkan dan kami belum sepenuhnya mendapatkan manfaat dari tren yang kuat, seperti AI," ucap CEO Intel Pat Gelsinger dalam memo kepada staf dikutip, Minggu (4/8/2024).

Laporan kinerja Intel juga berdampak pada saham-saham raksasa teknologi lainnya, dan berkontribusi pada penurunan tajam di pasar saham Asia.

Indeks saham Nikkei Jepang ditutup turun 5,8 persen, penurunan terbesar sejak Maret 2020 pada awal pandemi, dengan perusahaan-perusahaan teknologi Jepang termasuk yang paling merugi.

Selain itu, survei yang mengecewakan terhadap perusahaan manufaktur AS memicu kekhawatiran bahwa ekonomi sedang melemah dan telah meningkatkan minat terhadap angka pekerjaan AS terbaru.

Hal ini menandai perlambatan dari kuartal sebelumnya dan diperkirakan akan terus melemah dalam beberapa bulan mendatang yang memberikan tekanan pada margin. 

"Mereka benar-benar harus mengurangi pengeluaran untuk pusat datanya dan berjuang untuk mengambil alih pasar dari penyedia lain. Jadi, ini benar-benar mengejutkan pasar," ujar Direktur Investasi JM Finn, Lucy Coutts. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
20 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

31 hari lalu

Jumbo! Danantara bakal Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

2 bulan lalu

Prabowo Targetkan Setoran Dividen BUMN Tembus Rp200 triliun Tahun Ini

2 bulan lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal