Investor Amankan Aset, Wall Street Ditutup Melemah

Anggie Ariesta
Bursa Amerika Serikat (AS) atau Wall Street. (Foto: Reuters)

Ekuitas AS turun dengan saham ritel setelah Walmart memangkas perkiraan labanya pada Senin malam karena melonjaknya harga makanan dan bahan bakar mendorong konsumen untuk mengurangi pembelian diskresioner.

"Karena Walmart dipandang sebagai uji lakmus untuk kesehatan konsumen," ujar Carol Schleif, wakil kepala investasi di BMO Family Office. 

Menurut dia, investor khawatir tentang pertumbuhan dan perasaan tidak pasti menjelang data ekonomi utama yang akan dirilis minggu ini, dan keputusan suku bunga The Fed pada Rabu (27/7/2022).

"Minggu ini memaksa investor untuk sangat berorientasi jangka pendek. Ini tidak memungkinkan siapapun untuk mengangkat mata mereka bahkan seminggu atau sebulan. Ini adalah pasar aset, bukan hanya di saham, yang tampaknya menunjukkan orang berpikir pertumbuhan dipertanyakan dalam jangka menengah," kata Carol Schleif.

Investor menanti kenaikan suku bunga The Fed 75 basis poin pada hari Rabu, dengan pasar memperkirakan sekitar 10 persen risiko kenaikan yang lebih besar, serta menunggu untuk melihat apakah tanda-tanda peringatan ekonomi mendorong perubahan retorika.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

IHSG Tembus Rekor di 9.000, Purbaya: Naik Terus!

Nasional
2 hari lalu

IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru! Sentuh Level 9.000 Pagi Ini

Bisnis
8 hari lalu

Promo Awal Tahun, MNC Sekuritas Ajak Investor Baru Raih Cashback untuk Transaksi hingga Rp1 Miliar

Nasional
17 hari lalu

ESDM Buka Lelang 8 Blok Migas Tahap III, Tawarkan Insentif Fiskal Menarik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal