Investor Bersiap Hadapi Konsekuensi Terburuk jika Kesepakatan Plafon Utang AS Tak Tercapai

Dovana Hasiana
Investor bersiap hadapi konsekuensi terburuk jika kesepakatan plafon utang AS tak tercapai. Foto: Ilustrasi/Reuters

Namun, investor belum terlalu siap dalam menghadapi krisis ini. Survei Bank of America menunjukan 71 persen investor mengharapkan adanya penyelesaian sebelum batas akhir, yakni ketika pemerintah kehabisan opsi untuk membiayai dirinya sendiri meskipun tanpa masuk dalam keadaan gagal bayar.  

Selain aset AS, yen, mata uang komoditas, dan ekuitas pasar berkembang yang sensitif terhadap perubahan sentimen risiko juga berada di bawah pengawasan ketat. Yen sedikit berubah terhadap dolar AS pada awal perdagangan Asia, sedangkan mata uang komoditas lainnya bergerak variatif terhadap greenback.

Goldman Sachs Group Inc. menyatakan, plafon utang AS yang tinggi adalah katalisator yang masuk akal untuk memukul pertumbuhan ekonomi dan pasar saham. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

BEI Klaim Reformasi Pasar Saham Didukung Investor Global, MSCI Masih Minta Bukti

2 hari lalu

IHSG Babak Belur, Menko Airlangga Minta Investor Tak Terjebak Sentimen Pasar

18 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

18 hari lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal