Setelah kurang lebih 16 tahun bekerja. Dia kembali memiliki momentum untuk mengejar cita-citanya sejak kecil. Pasalnya, dia menjadi salah satu karyawan yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) secara tiba-tiba.
"Diumumkan di hari yang sama di hari itu juga saya di-PHK. Jadi saya udah blank ga ngerti mesti bilang apa," ucapnya.
Dari situ dia mulai memutar otak agar keluarganya bisa tetap mendapatkan pemasukan meskipun dia sudah tidak lagi bekerja. Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dia juga memiliki tanggungan cicilan rumah yang harus dibayar.
Bermodalkan uang pinjaman dari sang ayah, dia akhirnya memberanikan diri untuk membuka sebuah usaha. Saat itu dia mendapatkan dan mencari inspirasi dari YouTube sebelum akhirnya tercetus untuk berbisnis minuman.
"Model nekat, kita juga uang pesangon belum ada, pas-pasan, saya sampai ngomong sama istri apa minjem sama bapak lagi. Dan akhirnya bapak memberikan pinjaman," katanya.