Lisye menuturkan, potongan tarif ini berlaku untuk pengguna jalan yang menggunakan kartu uang elektronik. Untuk itu, seluruh pengguna jalan diimbau dapat memastikan kecukupan saldo kartu e-toll.
“Khusus untuk perjalanan di jalan tol Trans Jawa dengan sistem transaksi tertutup (tarif sesuai jarak), hanya bisa menggunakan kartu e-toll yang sama saat tap in dan tap out sehingga saat saldo kurang tidak bisa meminjam kartu e-toll pengguna jalan lainnya,” ucapnya.
“Untuk itu sekali lagi, pastikan kecukupan saldo kartu e-toll untuk menghindari antrean di gerbang tol,” katanya.
Pemudik diimbau untuk menghindari perjalanan di waktu yang diprediksi menjadi waktu puncak agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Waktu puncak arus mudik Nataru 2024/2025 terbagi dalam 2 hari, yaitu arus mudik pada Sabtu, 21 Desember 2024 untuk periode Natal dan Sabtu, 28 Desember 2024 untuk periode Tahun Baru.
Sementara itu, puncak arus balik yaitu pada Minggu, 29 Desember 2024 untuk periode Natal dan Rabu, 1 Januari 2025 untuk periode Tahun Baru yang bertujuan untuk menghindari penumpukan kendaraan.