Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed, IHSG Rawan Koreksi

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia. (Foto: dok iNews)

Menurut dia, para pelaku pasar lebih cenderung melihat ke depan atau looking forward dari dampak nasib suku bunga acuan yang ditetapkan baik oleh The Fed maupun Bank Indonesia. 

“Para investor lebih cenderung melihat, setelah kenaikan suku bunga nanti apa yang akan dilakukan para pengusaha, industri, dan lainnya,” ujar Rio.

Untuk investasi jangka pendek, Rio merekomendasikan empat saham yang bisa dicermati oleh investor antara lain, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang direkomendasikan buy on weakness pada rentang Rp8.300 hingga Rp8.875.

Dia juga merekomendasikan buy on weakness pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) di rentang Rp4.470 hingga Rp4.860. Aksi buy on weakness juga disarankan pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) di rentang Rp9.075 hingga Rp9.975.

Terakhir, ia menyarankan investor untuk buy on weakness pada saham emiten pertambangan yakni, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) di rentang Rp1.745 hingga Rp2.030.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Meroket 5,65 Persen ke 5.278, Nilai Transaksi Tembus Rp26,4 Triliun

1 hari lalu

Apa Itu Saham HSC yang Akan Dikeluarkan dari Perhitungan IHSG? Ini Penjelasannya

1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat 54 Poin ke Rp17.992 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

1 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka Lesu, Melemah ke Level 4.980

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal