Jokowi Sebut Biaya Pengadaan Kereta Tanpa Awak Rp70 Miliar, Lebih Murah dari MRT dan LRT

Iqbal Dwi Purnama
Nilai investasi kereta tanpa awak lebih murah dibanding MRT dan LRT (Foto: Humas DJKA Kemenhub)

"Problemnya sekarang ini memang hampir di semua kota jalannya kurang lebar. Sehingga tidak semua kota bisa memakai ART," ucap eks Gubernur DKI Jakarta ini.

Meski begitu, Jokowi berharap ke depannya angkutan transportasi massal berbasis listrik tersebut dapat digunakan di IKN dan juga kota-kota lainnya di Indonesia.

"Kalau kita pakai trem otonom memang jalan harus lebar, dan jalan di IKN memang sudah didesain lebar, mencukupi untuk itu. Kota-kota lain di Indonesia saya kira semuanya membutuhkan transportasi massal yang berbasis energi hijau," kata dia.

Jokowi menjelaskan, salah satu kelebihan dari penggunaan trem otonom adalah biaya yang relatif murah. Sebab, pengoperasian trem otonom tidak berbasis rel dan cukup menggunakan jalan yang sudah ada sehingga tidak membutuhkan pembangunan infrastruktur.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Imigrasi Deportasi 92 WN China gegara Penipuan Investasi di Batam, Dicekal Seumur Hidup

57 tahun lalu

MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%

57 tahun lalu

Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta

57 tahun lalu

Dalam Kondisi Volatilitas, Keputusan Reaktif Berpotensi Kurangi Kualitas Alokasi Aset

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal