Jokowi Sebut Pemerintah Masih Punya PR agar Pemerataan Ekonomi Tak Lagi Jawa Sentris

Michelle Natalia
Prabu Revolusi bertemu Jokowi bersama pemred media lainnya. Di sana, Jokowi mengungkap pemerintah masih memiliki PR pemerataan ekonomi

JAKARTA, iNews.id - Direktur Pemberitaan MNC Group, Prabu Revolusi, berbagi pengalaman dan informasi yang diperolehnya dari pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para pemimpin redaksi media lainnya pada siang ini, Kamis (10/8). Menurut Jokowi pemerintah masih memiliki tugas dalam memeratakan ekonomi.

Diketahui, ekonomi di Indonesia dahulu berpusat di pulau Jawa atau Jawa sentris. Maka dari itu, ia menginginkan agar ada pemerataan ekonomi bisa berjalan dari Sabang hingga Merauke.

"Bahwa masih ada PR ke depan, khususnya terkait pemerataan ekonomi. Hal ini karena PDB RI masih 57 persen terkonsentrasi di Jawa," tutur Prabu mengutip Jokowi dalam Podcast Konspirasi Prabu di Jakarta, Kamis (10/8/2023).

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan kondisi di lapangan. Misalnya, investasinya masuk ke Maluku, Sulawesi, beberapa daerah lain, tapi uangnya ditarik ke Jawa. Ia berharap agar perputaran ekonomi bisa dilakukan di luar Jawa.

"Ini jadi PR pemerintah untuk memastikan agar perputaran ekonomi tidak Jawa sentris tapi juga di luar Jawa," ucap Prabu.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
31 menit lalu

Cerita Bahlil Negosiasi Investasi Baterai Kendaraan Listrik Rp153 Triliun Tanpa Fasih Berbahasa Inggris

20 jam lalu

Pengacara Jokowi Persoalkan Praperadilan Dokter Tifa: Sudah Masuk Tahap Persidangan

2 hari lalu

Pramono: Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Nasional

5 hari lalu

Tabungan Masyarakat di Bank Diprediksi Melambat pada 2026, Simpanan Orang Kaya Justru Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal