Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Hadiri Peluncuran Buku Bahlil: Saya Juga Alumni Partai Golkar
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Bahlil Negosiasi Investasi Baterai Kendaraan Listrik Rp153 Triliun Tanpa Fasih Berbahasa Inggris

Jumat, 07 Agustus 2026 - 19:24:00 WIB
Cerita Bahlil Negosiasi Investasi Baterai Kendaraan Listrik Rp153 Triliun Tanpa Fasih Berbahasa Inggris
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap kisah di balik keberhasilan mengamankan komitmen investasi ekosistem baterai kendaraan listrik senilai 8,6 miliar dolar AS atau setara Rp153 triliun. Menariknya, negosiasi tersebut berhasil dituntaskan meski dirinya tidak fasih berbahasa Inggris.

Bahlil menceritakan, saat masih menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dia ditugaskan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan negosiasi dengan pemerintah China, Jepang, dan Korea Selatan terkait investasi ekosistem baterai kendaraan listrik.

"Waktu itu saya disuruh melakukan negosiasi dengan China, Jepang, dan Korea tentang ekosistem baterai mobil dan beberapa investasi, nilainya 8,6 miliar dolar AS. Saya bertemunya dengan menteri-menterinya," ujar Bahlil dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku “10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia” di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026). 

Pria yang juga menjabat Ketua Umum Partai Golkar itu menambahkan, saat itu posisi Kepala BKPM di mata negara lain hanya dipandang sebagai chairman atau kepala badan, bukan menteri. 

Meski demikian, negosiasi tersebut berhasil menghasilkan komitmen investasi yang kemudian menjadi fondasi pembangunan industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut