Jual Minyak Goreng di Atas HET, 10.000 Toko Online di Marketplace Kena Take Down

Advenia Elisabeth
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan, 10.000 toko online di marketplace kena take down karena jual minyak goreng di atas HET.

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan lebih dari 10.000 toko online di marketplace melanggar ketentuan penetapan harga minyak goreng tak sesuai harga eceran tertinggi (HET). Karena itu, ribuan toko online di marketplace tersebut sudah di-take down.

"Kita sudah beri teguran kepada marketplace-nya untuk me-take down mereka yang melanggar aturan. Dan sudah 10.000-an di take down oleh berbagai marketplace, mulai dari Tokopedia, Shopee, dan lainnya," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan dalam diskusi virtual, Rabu (9/3/2022).

Dia menjelaskan, Kemendah menemukan sejumlah toko online di marketplace yang menjual minyak goreng di atas HET. Kendati demikian, ada pula yang menjual di bawah HET. 

"Saya enggak tahu mereka dapat dari mana minyak goreng murah itu dan bisa diperjuabelikan dengan harga eceran di atas HET," ujar Oke Nurwan.

Oleh sebab itu, dia menuturkan, Kemendag saat ini tengah mempertimbangan membuat aturan yang tepat untuk mengatur penjualan minyak goreng di marketplace

"Tapi memang ada kesulitan di marketplace. Kita sedang pertimbangkan apakah mau dilarang perdagangan minyak goreng. Tapi ada juga perdagangan minyak goreng di marketplace yang harganya justru di bawah HET. Tapi ada juga yang menjual harga tinggi. Kita akan tetap tegakkan," tuturnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Kabar Baik, Bantuan Pangan Beras dan Minyakita Segera Disalurkan ke 33,2 Juta KPM

Nasional
13 hari lalu

Purbaya Beberkan Rencana Pajaki Toko Online: Tunggu Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Nasional
23 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Nasional
25 hari lalu

Daftar Harga Pangan 15 Januari 2026: Bawang-Minyak Goreng Naik, Cabai Rawit Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal