Kadin Sebut Badai PHK di Industri Manufaktur Masih Berlanjut, Ini Penyebabnya

Iqbal Dwi Purnama
Kadin Indonesia menyebut, saat ini kondisi industri manufaktur di Tanah Air masih belum menunjukan kondisi pemulihan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Banyaknya barang impor yang masuk ke Indonesia, dan saat ini penegak hukum kita belum mampu membasminya, ini berdampak pada kinerja Manufaktur kita yang sangat menurun," ucapnya.

Sarman menuturkan, kondisi melemahnya permintaan pasar akibat tiga faktor tersebut menyeret dampak pada efisiensi yang harus dilakukan oleh perusahaan, salah satunya pengurangan karyawan. Beberapa wilayah yang paling banyak melakukan PHK seperti di provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten.

"Memang industri padat karya kita ini produktivitas sangat menurun, sektor ini plainh banyak melakukan PHK," katanya.

"Kalau kita lihat dari kementerian ketenagakerjaan, bahwa sampai dengan bulan September, sudah terjadi PHK hampir 42.000 karyawan, ini semua sektor padat karya," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

7 hari lalu

Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya

7 hari lalu

KPK Periksa 3 ASN Ditjen Bea Cukai, Dalami soal Impor Barang hingga Praktik Suap

7 hari lalu

Pabrik Garmen 30 Tahun di Cimahi Tutup Permanen, Ratusan Buruh Kena PHK Massal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal