KAI Kaji Penggunaan GeNose, Alat Tes Covid-19 Lewat Nafas

Suparjo Ramalan
PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih mengkaji penggunaan GeNose sebagai alat tes Covid-19 bagi penumpang kereta api. (Foto: ilustrasi/iNews)

JAKARTA, iNews.id - Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan alat deteksi dan diagnosis Covid-19 lewat embusan nafas. Alat tes yang disebut GeNose tersebut sudah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan.

Vice Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero), Joni Martinus mengatakan, penggunaan alat tes seharga Rp25.000 itu di stasiun tengah dikaji perseroan.

"Untuk penggunaan alat tersebut (GeNose) pada layanan KAI masih dalam tahap kajian internal serta menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah," katanya saat dihubungi iNews.id, Minggu (27/12/2020).

Joni mengatakan, manajemen KAI sudah bertemu dengan tim peneliti UGM soal rencana penggunaan GeNose di stasiun kereta api. Pertemuan tersebut dilakukan di Science Techno Park UGM, Yogyakarta.

Joni menambahkan, KAI mengapresiasi inovasi yang dilakukan UGM dalam rangka menghadirkan layanan tes Covid-19 yang terjangkau, cepat, dan akurat.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Dekat Stasiun Manggarai, untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

3 hari lalu

KAI Segera Bangun 8 Tower Hunian Vertikal di Manggarai, Terhubung Stasiun

6 hari lalu

706.908 Tiket Kereta Api Terjual pada Libur HUT RI, Promo Diskon 17 Persen Diburu

10 hari lalu

KAI Properti Rampungkan Rekrutmen, 632 Penjaga Pelintasan Kereta Siap Bertugas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal