Ke Bawah 6.000, IHSG Tertekan Isu BP Jamsostek dan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Shelma Rachmahyanti
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah ke bawah level 6.000. (Foto: ilustrasi/Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah ke bawah level 6.000. Pergerakan indeks terus disetir sentimen negatif, baik dari sisi domestik maupun global.

Pengamat pasar modal Riska Afriani mengatakan, penurunan IHSG cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir yang semakin menunjukkan tanda-tanda bearish.

“Kalau saya melihat ini sudah memasuki bukan koreksi sehat lagi. Jika koreksi sehat, itu relatif hanya mengalami penurunan ketika terjadi kenaikan yang signifikan. Namun, beda halnya yang terjadi saat ini,” katanya dalam acara Market Opening IDX Channel, Kamis (1/4/2021).

Riska melihat adanya kepanikan pasar yang mendorong aksi jual secara masif. Berbagai isu dari dalam negeri mulai luar negeri menekan IHSG karena aksi jual tak hanya dilakukan investor domestik, melainkan asing.

“Kalau kita lihat berdasarkan nilai transaksi bursa perdagangan kemarin, itu hanya sebesar Rp12,1 triliun dan ini juga ada investor asing melakukan penjualan bersih kurang lebih di Rp1,03 triliun. Artinya, bukan hanya dari domestik tetapi melainkan juga ada faktor global yang turut memengaruhi perdagangan IHSG kita,” ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
8 jam lalu

413 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melesat ke 6.525

3 hari lalu

IHSG Sepekan Melemah 0,12 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp11.431 Triliun

3 hari lalu

Uji Coba Harga Minimum Saham Rp1, BEI Ungkap Hasilnya

4 hari lalu

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke 6.535

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal