Kebijakan Sertifikasi Barang Impor, Pengamat: Bisa Jadi Boomerang untuk Pelaku UMKM

Ikhsan Permana SP
Pemerintah akan memberlakukan sertifikasi untuk barang impor sebelum dijual di e-commerce. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Rencana pemerintah menerapkan sertifikasi barang impor sebelum dijual di e-commerce di Indonesia harus dikaji secara hati-hati karena bisa menjadi boomerang untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).  

Menurut Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, kebijakan sertifikasi ini seharusnya juga diterapkan terhadap barang impor yang dijual diluar platform online. Jika tidak, maka ada diskriminasi. 

Di satu sisi, lanjutnya, kebijakan ini akan mempersulit barang impor untuk masuk ke Indonesia. Sebaliknya, jika sudah diterapkan, justru berpotensi menjadikan barang impor membanjiri pasar domestik. 

"Kalo diterapkan akan mempersulit barang masuk pastinya, namun ketika sudah 'sah' maka akan semakin membanjiri pasar dalam negeri. Makanya harus hati-hati terhadap kebijakan ini jangan sampai jadi boomerang ke pelaku UMKM dalam negeri," kata Nailul Huda, kepada iNews, Minggu (30/7/2023).

Dia juga memperkirakan dalam jangka pendek, akan terjadi pergeseran permintaan apabila barang impor belum memenuhi syarat untuk masuk. Dalam jangka panjang, ia meminta para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mempersiapkan diri dengan menaikkan kapabilitas.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
3 tahun lalu

Pemerintah Ingin Batasi Harga Jual Barang Impor, Tak Boleh di Bawah Rp1,5 Juta

Bisnis
13 hari lalu

Rayakan Pergantian Tahun, Sorak Sorai Fest 2025 Hadirkan Panggung Musik dan Perlindungan Asuransi Bersama MNC Life

Bisnis
15 hari lalu

MNC Life dan MNC Insurance Beri Edukasi Proteksi Usaha bagi Pelaku Ekspor UMKM

Bisnis
16 hari lalu

Kisah Sukses UMKM Nawla lewat Produk Fesyen Berkualitas di Shopee

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal