Kekurangan Pasokan Kentang Impor, McDonald's Hapus Menu Large French Fries

azhfar muhammad
McDonald's Indonesia akan membatasi penjualan menu kentang goreng atau french fries, dengan menghapus menu large french fries per 2 Februari 2022. (foto: Instagram @mcdonaldsid)

JAKARTA, iNews.id - McDonald's Indonesia mengumumkan bahwa saat ini pihaknya akan membatasi penjualan menu kentang goreng atau french fries. Bahkan, restoran cepat saji itu telah menghapus menu kentang ukuran besar (large french fries).

Penghapusan menu large french fries dilakukan mulai 2 Februari 2022 sampai waktu yang belum ditentukan. Saat ini, pihak restoran menjual kentang goreng ukuran medium dan small.

“Sehubungan dengan terbatasnya ketersediaan french fries saat ini, mulai 2 Februari untuk sementara Large French Fries tidak tersedia. Namun jangan khawatir McD'ers, kamu tetap dapat menikmati menu favoritmu dengan Medium French Fries,” dikutip dari akun Instagram @mcdonaldsid, Selasa (1/2/2022).

Hal tersebut diduga karena McDonald's mengalami kekurangan pasokan kentang impor yang biasa digunakan sebagai bahan dasar french fries dan saat ini sedang mengalami kelangkaan.

Sebelumnya, kelangkaan kentang juga dialami di Jepang. Hal ini memaksa McDonald’s di negara itu untuk mengurangi porsi french fry. Mereka hanya menyajikan kentang goreng ukuran kecil dan pihak McDonald's Jepang mengungkapkan jika kelangkaan kentang secara global menjadi penyebabnya.

Sebagai catatan, jenis kentang yang digunakan oleh McDonald's untuk dijadikan kentang goreng adalah Pentland Dell, Russet Burbank, Ivory Russet, Innovator dan Shepody, di mana jenis tersebut adalah kentang impor global. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Produk Plastik 6 Bulan ke Depan

Nasional
12 hari lalu

Selain Australia, Filipina dan India Minati Pupuk Urea asal Indonesia

Nasional
28 hari lalu

Industri Plastik Waspadai Kelangkaan 50 Hari ke Depan imbas Penutupan Selat Hormuz

Nasional
1 bulan lalu

Kesulitan Bahan Baku Impor, Pengusaha Minta Pemerintah Beri Relaksasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal