Kemendag Berencana Hapus Minyak Goreng Curah dari DMO CPO

Tangguh Yudha
Kemendag berencana menghapus minyak goreng curah dari aturan DMO CPO. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana menghapus minyak goreng curah dari aturan wajib pasok domestik atau domestic market obligation (DMO) untuk komoditas minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO). Namun, rencana tersebut akan terus dievaluasi.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Isy Karim menuturkan, pihaknya masih akan menggodok lagi rencana tersebut. Bukan tanpa alasan, pasalnya dia menyebut masih banyak pihak yang menginginkan minyak goreng curah masuk ke dalam aturan DMO.

"Minggu depan akan ada rapat lagi untuk membahas kebijakan yang mau kita inikan, termasuk wacana evaluasi mengenai HET. Sama kebijakan yang nantinya bahwa minyak goreng curah gak diakui atau dicoret lah dari DMO," ucap Isy saat dijumpai di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (22/5/2024).

Isy menambahkan, salah satu rencana yang dipersiapkan yakni tidak menghilangkan minyak curah sama sekali, tapi dikurangi secara bertahap.

"(Karena) Masih banyak yang minta DMO," tuturnya.

Untuk diketahui, tujuan penghapusan minyak goreng curah dari DMO sendiri dilakukan demi keamanan dan kualitas pangan serta higienitas. Selain itu, hal ini dilakukan untuk menjamin kehalalan produk tersebut.

Alasan lain penghapusan minyak goreng curah dari DMO CPO adalah untuk mengurangi potensi penyalahgunaan serta mengontrol pengawasan lebih dimudahkan dan meningkatkan aktivitas industri UKM packaging.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 hari lalu

BPS Sebut Implementasi B50 Bisa Pengaruhi Ekspor CPO di Semester II 2026

27 hari lalu

Menkop Siapkan Skema agar Koperasi Petani Sawit Bisa Punya Pabrik CPO

28 hari lalu

Mendag Bicara Kemungkinan Kenaikan Harga Minyakita, Kapan?

30 hari lalu

ESDM Perketat Pengawasan DMO, PLN Diminta Percepat Kontrak Pasokan Batu Bara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal