Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Brutal! Markas Polisi Pakistan termasuk Masjid Diserang, 31 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Horor! Serangan Bom Hantam Pos Polisi di Pakistan, 12 Orang Tewas

Sabtu, 26 September 2026 - 23:50:00 WIB
Horor! Serangan Bom Hantam Pos Polisi di Pakistan, 12 Orang Tewas
Tim penyelamat mengevakuasi korban bom bunuh diri di sebuah pos pemeriksaan polisi di Distrik Dera Ismail Khan, Pakistan (Foto: AP/Kashif Naveed)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sedikitnya 12 orang tewas dan 30 lainnya terluka dalam aksi bom bunuh diri di sebuah pos pemeriksaan polisi di pinggir jalan di Distrik Dera Ismail Khan, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, Sabtu (26/9/2026). Sebagian besar korban merupakan personel keamanan dan warga yang sedang melintas.

Seperti dilansir dari Aljazeera, Kepala Kepolisian Dera Ismail Khan Safdar Baloch mengatakan, sejumlah petugas kepolisian, pejabat bea cukai dan anggota departemen kehutanan termasuk di antara korban tewas. Sementara korban luka mencakup polisi, petugas bea cukai dan sedikitnya dua warga sipil.

Ledakan terjadi di dekat Aman Mela, wilayah Darazinda. Layanan penyelamatan menyatakan tim dari stasiun Darazinda langsung menuju lokasi untuk memberikan pertolongan kepada para korban dan mengevakuasi mereka ke rumah sakit.

Menurut laporan AlJazeera, kendaraan yang dipenuhi bahan peledak ditabrakkan ke pos pemeriksaan tersebut. Ledakan diduga didahului aksi penembakan oleh sejumlah pelaku.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, kelompok Taliban Pakistan atau Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP) diduga berada di balik serangan itu. TTP merupakan kelompok bersenjata yang terpisah dari Taliban Afghanistan, tetapi memiliki hubungan dekat dengan kelompok yang kini berkuasa di Afghanistan tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut