Kemendag Intensifkan Pengawasan Distribusi Minyak Goreng dan Beras Jelang Ramadan

Advenia Elisabeth
Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan (tengah). (Foto: dok iNews)

"Awal-awal kami juga menemukan minyak goreng banyak ditimbun, tapi setelah kami cek ternyata karena permasalahan DMO. Kita juga Awasi beras, beberapa beberapa kali kita bersama Bulog operasi pasar. Hanya sekarang permintaannya tinggi stoknya berlomba," ungkap Zulkifli Hasan.  

Terkait dengan permasalahan beras, lanjutnya, Kemendag dan Bulog berupaya agar tidak kalah saing dengan swasta, Bulog sudah bisa membeli gabah petani dengan harga yang tertinggi. Dengan begitu, para petani bisa lebih sejahtera memproduksi dan menjualkan hasil panennya. Dengan demikian, diharapkan bisa membantu mengatasi kelangkaan stok dan tingginya harga di pasaran. 

"Bulog sekarang sudah bisa beli Rp9.950 per kg. Boleh pak sekarang. Sudah keluar aturannya, saya yang usul karena kalau tidak, Bulog tidak dapat-dapat," tutur Mendag. 

Oleh karena itu, beras di manapun akan dibeli oleh Bulog walaupun harganya di atas lebih mahal. Hal itu tidak masalah agar petani tidak dirugikan.

"Jadi saya tekankan sekarang walaupun ada impor beras petani tidak dirugikan karena harganya tetap bagus," tutur Mendag. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bantuan Beras 1 Juta Ton Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih, Ini Cara Ambilnya

7 hari lalu

Mendag Ingatkan Bahaya Telur Dijual di Bawah HET: Bisa jadi Langka dan Mahal

7 hari lalu

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp102.250 per Kg, Mendag Ungkap Biang Keroknya

9 hari lalu

Mendag Klaim Kenaikan Harga Bahan Pokok Masih di Bawah Acuan: Tetap Terjangkau Konsumen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal