Tak hanya mengandalkan konsumsi domestik, pemerintah juga memperkuat kinerja ekspor sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi. Mendag Busan menyebut program UMKM Bisa Ekspor menunjukkan hasil yang positif sepanjang tahun ini.
Tercatat, transaksi ekspor UMKM selama periode Januari-Mei 2026 telah mencapai 193 juta dolar AS. Angka tersebut melampaui capaian sepanjang tahun 2025 yang sebesar 134 juta dolar AS.
"Jadi semua dampak dari krisis global ini mudah-mudahan kita bisa mengatasi dengan cara kita. Jadi kita bareng-bareng baik pemerintah maupun masyarakat maupun pula perusahaan bagaimana cara menghidupkan ekonomi supaya bisa mengatasi permasalahan-permasalahan krisis global yang sekarang terjadi," ucapnya.