Kemenhub Bahas Rencana Bedakan Tarif KRL untuk Si Kaya dan Miskin dengan PT KAI

Heri Purnomo
DJKA Kemenhub saat ini akan membahas lebih lanjut dengan pihak PT KAI terkait penerapan kebijakan tarif KRL antara orang kaya dan orang miskin. (Foto: Antara)

"Enggak ada alasan, apapun yang dilakukan kawan-kawan operator sepanjang untuk meningkatkan pelayanan dan keselamatan, kami dukung. Kami upayakan kalau nantinya ada tambahan-tambahan," sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut, tarif KRL tidak akan mengalami kenaikan sampai tahun 2023. Akan tetapi akan ada pemberlakuan subsidi tepat guna pada pertengahan bulan 2023.

"InsyaAllah sampai tahun 2023 tidak naik. Tapi, nanti pakai kartu. Jadi yang sudah berdasi bukan apa-apa ya, (Berdasi kemampuan finansialnya tinggi) mesti bayar lain (tidak ada subsidi). Jadi sampai 2023 kita rencakan tidak naik," ucap Budi Karya dalam Jumpa Pers Akhir Tahun Kemenhub, Capaian Kinerja 2022 dan Rencana Kerja Kemenhub 2023 di Jakarta, Selasa (27/12/2022). 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
18 hari lalu

Bengkak! Subsidi dan Kompensasi Energi Tembus Rp376,8 Triliun per September

29 hari lalu

Cerita Pramono soal Wali Kota New York Zohran Mamdani Penasaran Skema Subsidi Transportasi Jakarta

1 bulan lalu

Anggaran Subsidi BBM-Gas Elpiji 3 Kg Dipangkas Rp11,44 Triliun Mulai Tahun Depan

1 bulan lalu

Kemenkeu Kucurkan Rp331,1 Triliun untuk Bayar Subsidi dan Kompensasi, Naik 52,1 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal