Kemenhub Didesak Awasi Harga Tiket Pesawat, DPR: Tetap Mahal padahal Bukan Musim Liburan

Advenia Elisabeth
Ikustrasi tiket pesawat. (Foto: dok iNews)

Suryadi bercerita, dirinya sering melakukan perjalanan rute Denpasar-Lombok dengan durasi 10-15 menit. Namun biaya yang harus ia keluarkan untuk membeli tiket lebih mahal dibandingkan jika ia melakukan perjalanan dari Lombok ke Jakarta.

"Termasuk juga dari Lombok ke Bima, itu harganya di atas 1 juta pada penerbangan yang hanya 15-20 menit. Lebih murah kita ke Singapura daripada ke dalam daerah kita sendiri antar provinsi," tutur Suryadi. 

Dia juga menyoroti pelayanan beberapa maskapai yang minimum demi menekan harga tiket yang melonjak, antara lain pendingin udara yang dimatikan sehingga penumpang kepanasan selama penerbangan. 

"Saya kira ini perlu penjelasan lebih rasional. Belum lagi beberapa maskapai pelayanannya kadang AC tidak dihidupkan. Kita kepanasan, mungkin untuk menghemat tapi saya kira ini juga penting untuk standar pelayanan minimum," beber Suryadi.

Terkait dengan itu, Suryadi meminta Kemenhub untuk meninjau kembali perihal masalah tingginya harga tiket pesawat ini. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kemenhub Ungkap Asap Karhutla di Kalimantan Mereda, Penerbangan Berangsur Normal

3 hari lalu

Bandara Husein Sastranegara Bakal Berstatus Internasional, Layani Rute ke Kuala Lumpur hingga Singapura

4 hari lalu

Kemenhub Terbitkan 4 Peringatan Penerbangan terkait Karhutla Kalimantan

4 hari lalu

Kemenhub Izinkan 35 Pesawat Asing Bantu Tangani Karhutla di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal