Kemenhub Ungkap Transportasi Darat Milik Negara Tergerus Oleh Ojol

Suparjo Ramalan
Penumpang bus Damri di Terminal Sei Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat. (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan ekosistem transportasi darat milik negara semakin tergerus oleh transportasi swasta, terutama ojek online (ojol) dan taksi online.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, mengatakan transportasi umum milik negara yang paling terdampak oleh ojol dan taksi online adalah Bus Damri

"Sekarang penumpang angkutan Bus Damri semakin lama semakin menurun, karena banyak penumpang yang beralih ke ojol dan taksi online yang sebenarnya ilegal. Kalau angkutan laut cenderung aman. Kenapa? Karena tidak ada angkutan very ilegal kan?" ujar Budi Setiyadi, di Jakarta, Jumat (4/2/2022). 

Dia mengungkapkan, pemerintah terus berupaya memperkuat ekosistem transportasi darat melalui pembangunan sejumlah infrastruktur fisik, seperti pembangunan terminal Bus di sejumlah daerah. Namun begitu, ekosistem Bus justru landai dan tidak mengalami perubahan signifikan. 

"Kami sekarang sudah membangun beberapa terminal di daerah, tapi begitu kita bagun, kita bagusin ekosistem bus nya tidak naik naik, padahal pembangunan infrastruktur fisik untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat," kata Budi Setiyadi. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Driver Ojol dan Taksi Online Demo di Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

57 tahun lalu

Pilot Asal AS Tewas saat Pesawat Dibakar di Yahukimo Papua, Ini Identitasnya

57 tahun lalu

Ojol hingga Mahasiswa Ikut Defile di Hari Bhayangkara ke-80

57 tahun lalu

Ojol Gelar Aksi Damai di PN Jakpus, Doakan Nadiem Makarim Divonis Bebas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal