Kemenko Perekonomian Ungkap Biang Kerok Kenaikan Harga Bahan Pangan

Michelle Natalia
Kemenko Perekonomian ungkap biang kerok kenaikan harga bahan pangan. Foto: iNews TV/Elis Novit.

JAKARTA, iNews.id - Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud menilai kenaikan harga barang sektor pertanian akibat rendahnya produktivitas, akses terbatas, dan perubahan iklim.

"Pertanian Indonesia menghadapi beberapa tantangan, antara lain produktivitas yang rendah, akses pasar yang terbatas, dan perubahan iklim," kata dia di Jakarta, Kamis (25/5/2023). 

Dia menjelaskan, produktivitas yang rendah merupakan tantangan utama. Pasalnya, banyak petani tidak memiliki akses ke teknik dan teknologi pertanian modern.

Selain itu, dia menambahkan, akses yang terbatas ke pasar juga menghambat pasokan barang karena para petani berjuang untuk menjual produk bahan pangan dengan harga wajar. Ini bisa mempengaruhi kenaikan harga jual barang ke konsumen. 

"Karena adanya supply chain terhambat maka bisa jadi menjual harga wajar sangat sulit," ujar Musdhalifah.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
20 jam lalu

El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai

4 hari lalu

Harga Pangan Awal Pekan Mayoritas Turun, Cabai Rawit Hijau Jadi Rp40.000 per Kg

11 hari lalu

Cabai Rawit Merah Tembus Rp132.850 per Kg di Awal Pekan, Harga Bawang dan Beras Ikut Naik!

16 hari lalu

Cabai Merah Keriting Makin Mahal, Cek Harga Hari Ini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal