Kemenperin Minta Apple Kirim Ulang Proposal soal TKDN, iPhone 16 Belum Bisa Dijual di RI

Iqbal Dwi Purnama
Kemenperin meminta Apple mengajukan proposal ulang terkait pemenuhan TKDN sebagai syarat berjualan iPhone 16 di Indonesia. (Foto: Ist)

"(Penjualan iPhone 16) masih dalam tahap negosiasi. Mereka tentu akan mempertimbangkan tawaran proposal baru," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan pihaknya telah menerima secara resmi proposal yang diajukan Apple sebesar Rp16 triliun untuk pemenuhan TKDN yang ditetapkan pemerintah.

"Proposal resmi sudah kami terima kemarin. Tanggal 6 Januari, resmi dengan kop surat Apple. Tapi kemarin saya sudah sampaikan bahwa sebetulnya dalam pandangan kami di Kemenperin 1 miliar dolar AS itu tidak cukup," kata Agus.

Dia menegaskan investasi Apple di Indonesia harus memenuhi aspek keadilan. Keempat aspek tersebut antara lain, perbandingan investasi Apple di negara-negara selain Indonesia (saat ini Apple belum investasi fasilitas produksi/ pabrik di Indonesia), perbandingan investasi merek-merek HKT lain di Indonesia, penciptaan nilai tambah serta penerimaan negara, dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

Menurutnya, pemerintah tidak memberikan tenggat waktu kapan investasi Apple akan direalisasikan sampai keempat aspek berkeadilan itu dipenuhi oleh Apple.

"Saya sampaikan bahwa tidak ada time frame yang kita tetapkan. Bisa done deal hari ini, bisa done deal malam ini, bisa done deal besok, bisa done deal next week, bisa next month. Jadi, untuk waktu kami tidak tetapkan target. Yang kami tetapkan target itu adalah substansinya," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kenapa MacBook Neo Dijual Murah? Ternyata Cuma Ini Isinya

57 tahun lalu

MacBook Neo Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp10 Jutaan!

57 tahun lalu

MNC University Gandeng BPSDMI, Perkuat SDM Industri di Era Digital den Vokasi

57 tahun lalu

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak, Kemenperin Harap Tak Ganggu Penjualan dan Produksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal