Kementan Usul agar Susu di Menu Makan Bergizi Diganti, Apa Alasannya?

Tangguh Yudha
ilustrasi susu. Perusahaan asal Qatar tertarik pasok susu ke RI untuk dukung program Prabowo-Gibran (Foto: Freepik)

Meski begitu, ia mengaku memiliki keinginan untuk turut menghadirkan susu dalam menu makan bergizi gratis. Namun rencana ini menurutnya akan dilakukan secara perlahan.

Sebab, ia ingin memaksimalkan produksi susu dalam negeri sehingga bisa bermanfaat bagi perekonomian Tanah Air. Apalagi, jika susu yang digunakan berasal dari impor justru akan memberatkan APBN.

"Tentu saja kita ingin ngasih susu. Di beberapa daerah sentra-sentra susu seperti di Banyumas misalnya, di Baturaden kemudian di beberapa sentra susu di Boyolali dan seterusnya, yang dia dekat dengan sentra susu, ada beberapa sekolah yang makan bergizi nanti ada susunya. Susunya diambil dari peternak-peternak yang memang ada di sekitar sekolah itu," ucapnya.

"Sehingga memberikan susu itu sesuai dengan kemampuan produksi kita, kita tidak ingin menambah beban negara dengan kita memaksa susu. Kita ingin betul-betul makan bergizi gratis ini secara ekonomi bermanfaat juga bagi rakyat kita bagi petani kita, bagi peternak kita," kata Sudaryono.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

BGN Putuskan MBG 5 Hari, Daerah 3T Disalurkan sampai Sabtu

Nasional
4 hari lalu

1.528 SPPG Disetop Sementara karena Belum Penuhi Standar, BGN: Turun Dibanding 2 Minggu Lalu

Nasional
7 hari lalu

Prabowo Tegaskan MBG Jalan Terus: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Nasional
12 hari lalu

Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal