Kementerian ESDM Beberkan Alasan Lambannya Lelang Proyek PLTS PLN

Atikah Umiyani
Kementerian ESDM membeberkan lambannya perkembangan lelang proyek PLTS oleh PLN. (Foto: Antara)

Kemudian, potensi pengembangan tambahan untuk tahap dua dan tiga mencapai 800 MWp panel surya. Adapun, hak pengelolaan diberikan selama 20 tahun sejak commercial operation date atau COD. 

Di sisi lain, Kementerian ESDM masih mengkaji opsi tarif listrik gabungan atau hybrid untuk program konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi berbasis energi baru terbarukan (EBT).  

“Sekarang ini lagi kita kaji kalau barangkali digabungkan hybrid lebih dari satu jenis pembangkit di satu tempat, misalnya PLTS dengan tetap menggunakan diesel untuk backup, apakah nanti ujungnya kita mau mengeluarkan satu tarif khusus seperti ini melihat perkembangannya tergantung tipologinya,” ucap Yudo.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Danantara Bentuk PT Denera, Fokus Kelola Sampah Jadi Energi Listrik

Megapolitan
1 hari lalu

Stasiun Duri Sempat Gelap akibat Listrik Padam, Layanan KRL Dipastikan Normal

Megapolitan
1 hari lalu

Listrik Padam di Sejumlah Titik Jakarta, PLN Ungkap Ada Gangguan Suplai

Nasional
2 hari lalu

Pemerintah bakal Bangun Water Taxi di Bali Senilai Rp1,21 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal