Kenaikan Solar Berimbas ke Biaya Logistik dan Harga Produk, Menperin: Bisa 10-15 Persen

Ikhsan Permana SP
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Humas Kemenperin)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengungkapkan kenaikan harga solar akan berimbas ke biaya logistik dan harga produk sekitar 10-15 persen. 

Menurut dia, sektor Industri akan terdampak langsung jika harga solar yang merupakan BBM bersubsidi dinaikkan. Dari sisi logistik, hal itu akan menambah ongkos pengiriman. Imbasnya, harga produk pun akan dinaikkan untuk menutupi biaya logistik yang melonjak.

“Kenaikan harga solar tentunya akan meningkatkan variabel biaya logistik dan kenaikan harga produk dengan kenaikan harga sekitar 10-15 persen,” kata Agus Gumiwang, dalam keterangan pers, Rabu (31/8/2022).

Dia menuturkan, guna semakin meningkatkan daya saing industri dalam negeri, Kementerian Perindustrian tengah memperjuangkan perluasan penerima Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk industri. Ia menyebut kebijakan HGBT telah terbukti mampu memperkuat resiliensi dan daya saing industri pengguna gas. 

“Ini karena terjadi efisiensi, terutama pada biaya operasional dan bahan baku industri pengguna gas,” ungkap Agus Gumiwang.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
9 hari lalu

Purbaya-Bahlil Bahas Pembatasan Pertalite untuk Orang Kaya, Tegaskan Subsidi Harus Tepat Sasaran

14 hari lalu

Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya

16 hari lalu

Prabowo Instruksikan Bahlil Atasi Pemadaman Listrik dan Jaga Harga BBM Tetap Stabil

20 hari lalu

Menperin: Insentif Kendaraan Listrik Hanya Diberikan untuk Mobil-Motor Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal