Melihat posisi Jakarta Selatan yang masih tertinggal dibandingkan wilayah administratif lainnya, Amalia secara khusus memberikan dorongan moral dan motivasi kepada jajaran petugas di lapangan. Ia mengajak seluruh pihak yang hadir untuk memberikan apresiasi yang mampu memicu akselerasi pendataan di wilayah tersebut agar target waktu penyelesaian komprehensif dapat tercapai tepat waktu.
"Tapi kalau yang paling bawah harusnya ditepukinya paling keras supaya semakin semangat Bapak yaitu paling bawah adalah Kota Jakarta Selatan. Supaya semakin semangat Kepala BPS Kota Jakarta Selatan semakin semangat dengan tepuk tangan yang paling keras di atas yang ada di sini," ungkap Amalia.
Amalia menegaskan pentingnya akurasi dan kesuksesan draf data SE2026 di Jakarta karena wilayah ini memegang peranan krusial sebagai episentrum kekuatan finansial nasional.
Lebih lanjut, Kepala BPS menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung atas ketegasan kepemimpinannya dalam mengawal program strategis ini. Komitmen kuat pemerintah daerah diwujudkan melalui penerbitan instrumen regulasi lokal guna memastikan seluruh pelaku usaha bersikap kooperatif saat didatangi oleh petugas sensus.
"Dan tentunya saya ingin menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Bapak Gubernur, karena Bapak telah menyampaikan komitmen yang kuat, telah mengeluarkan surat edaran untuk mendukung pendataan lengkap sensus ekonomi yang Bapak telah keluarkan di tahun 2026," kata Amalia.