Kesal Harga Kedelai Impor Lebih Murah, Mentan: Sekali-kali Kita Injak Kakinya Importir

Iqbal Dwi Purnama
Kesal harga kedelai impor lebih murah, Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, sekali-kali perlu menginjak kakinya importir.

"Importasi kita cukup besar, dan tidak ada larangan terbatasnya. Jadi, saya sampaikan kepada Presiden, harus ada Lartas (barang larangan dan /atau pembatasan)," ujar Mentan.

Dia menjelaskan, Indonesia lebih dari puluhan tahun sudah ketergantungan impor kedelai karena harga kedelai lokal kalah dari kedelai impor.

"Karena harga di luar Rp5.000-an, sementara petani kita tidak bisa kalau menjual di bawah Rp7.000," kata Mentan.

Sebab menurutnya, dalam satu hektare (ha) kebun kedelai hanya mampu memproduksi kurang lebih 1,5 ton, dan hasilnya hanya Rp13 juta. Jika dibandingkan dengan komoditas jagung dengan lahan yang sama, 1 ha dapat menghasilkan lebih dari Rp20 juta.

"Tidak ada yang mau tanam kedelai, dan kalau kita suruh tanam ini akan merugikan. Memang rakyat butuh stimulan, minimal bibitnya, dan bibit minimal 50 kg per hektare," ujarnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Ayam Senilai Rp18,2 Miliar ke 3 Negara

Nasional
7 hari lalu

Mentan Percepat Cetak 101.000 Hektare Sawah Baru, Target Rampung dalam Sebulan

Nasional
17 hari lalu

Kopi Andalan Ekspor RI, Mentan Ingin Jadi Produk Olahan Bernilai Tinggi

Nasional
21 hari lalu

Mentan Curhat Pemerintah Kerap Disalahkan saat Harga Pangan Naik, Padahal Ulah Pengusaha Nakal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal