PARIS, iNews.id - Perusahaan di Prancis yang banyak menggunakan energi mempercepat rencana darurat dan mengubah boiler gas milik mereka menjadi minyak. Itu dilakukan sebagai upaya untuk menghindari gangguan jika Rusia menghentikan pasokan gasnya, yang bisa menyebabkan pemadaman listrik.
Beberapa eksekutif puncak perusahaan Prancis mengatakan, mereka sedang mempersiapkan kemungkinan pemadaman listrik.
"Apa yang telah kami lakukan adalah kami telah mengubah boiler kami, sehingga mereka mampu menggunakan gas atau minyak, dan kami bahkan dapat beralih ke batu bara jika perlu. Tujuannya adalah untuk menghindari penutupan pabrik jika kita menghadapi kekurangan (gas)," kata Florent Menegaux, bos Michelin, salah satu pembuat ban terkemuka di dunia, dikutip dari Reuters, Senin (11/7/2012).
Dia menuturkan, Eropa kemungkinan besar bakal kekurangan gas, namun minyak masih akan tersedia sebagai alternatif. Menurut Menegaux, karena dibutuhkan berhari-hari untuk memproduksi ban di pabrik, sehingga penting untuk mempertahankan pasokan energi yang stabil.
Rusia pada Juni lalu telah mengurangi aliran gas melalui pipa Nord Stream 1, yang merupakan rute utamanya untuk pengiriman gas ke Eropa barat, hingga 40 persen dari kapasitas. Kalangan politisi dan industri di sana khawatir akan ada kendala pasokan lebih lanjut terkait dengan invasi Rusia ke Ukraina.