JAKARTA, iNews.id – PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mengembangkan produksi bahan baku obat (BBO) melalui kerja sama dengan Sinopharm Internasional. Saat ini, BUMN Farmasi tersebut telah memproduksi 14 BBO dan akan terus ditingkatkan melalui kerja sama dengan Sinopharm.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur Utama Kimia Farma, David Utama, dan President Sinopharm International, Zhou Song, serta disaksikan oleh Direktur Utama Bio Farma Group Honesti Basyir dan Chairman of Sinopharm, Liu Jingzhen, beberapa waktu lalu.
Direktur Utama KAEF, David Utama, mengatakan kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kolaborasi antara Kimia Farma dengan Sinopharm yang telah terjalin baik sewaktu penanganan Covid-19.
"Kimia Farma mendukung ketahanan kesehatan nasional, salah satunya dengan penguatan dan percepatan Bahan Baku Obat (BBO). Saat ini Kimia Farma telah memproduksi 14 BBO dan kita akan terus tingkatkan,” ujar David Utama, dalam pernyataan dikutip Jumat (14/4/2023).
Menurut dia, selain mengembangkan BBO, MoU antara Kimia Farma dan Sinopharm juga terkait dengan pengembangan Traditional Chinese Medicine (TCM), dan Project Platform TB.