Kisah IRT Jualan Es Cendol yang Dapat Beasiswa S2 ke Luar Negeri dari LPDP

Shelma Rachmahyanti
Beasiswa LPDP (Foto: Istimewa)

Lalu, IRT itu menulis esai komitmen dan personal statement. Adapun struktur yang dipakai, yaitu 20 persen introduction, 30% motivation, 30 persen accomplishment, dan target 20 persen conclusion.

“Yang terpenting menulis essay beasiswa dengan kejujuran dan menunjukkan bagaimana kita akan “add value” dan memberi manfaat dengan pendidikan,” lanjutnya.

Selanjutnya ada bisnis proposal yang menjadi kunci, perbanyak latihan soal, dan persiapan wawancara. Dia mengungkapkan, bahwa business plan yang dipaparkan lebih fokus untuk rencana scale up.

“Dalam menulis business plan, aku lebih fokus untuk rencana scale up. Sebagai UMKM jualan cendol yang udah eksis selama 23 tahun, kami berusaha survive dan berkembang di tengah serbuan minuman boba dan minuman kemasan lain,” jelasnya.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 hari lalu

Beasiswa LPDP Jakarta Sasar Kampus Top Dunia, dari New York University hingga Columbia University

6 hari lalu

Beasiswa LPDP Jakarta Bergulir Tahun Depan untuk 75 Calon Mahasiswa, Pramono Segera Koordinasi dengan Kemenkeu

9 hari lalu

Kabar Baik! Pramono bakal Berikan Beasiswa LPDP Jakarta untuk Anak Berkebutuhan Khusus

1 bulan lalu

Kemendikdasmen Siapkan Penghargaan untuk Siswa Berprestasi, Berpeluang Raih Beasiswa LPDP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal