Kisah Liem Seeng Tee, Pendiri Rokok Sampoerna yang Pernah Berjualan di Gerbong Kereta 

Inas Rifqia Lainufar
Kisah Liem Seeng Tee mendirikan Sampoerna (Foto: Istimewa)

Setelah 6 bulan berada di Surabaya, Liem Seeng Tee harus kehilangan anggota keluarganya lagi. Sang ayah meninggal dunia setelah mengalami sakit keras.

Usia kepergian sang ayah, Liem Seeng Tee pindah ke Bojonegoro. Ia pun tinggal bersama sebuah keluarga kepercayaan ayahnya. 

Di Bojonegoro, Lie Seeng Tee banyak diajarkan ilmu perniagaan hingga membuatnya mandiri sejak usia dini. Ia bahkan memutuskan untuk pergi dari keluarga angkatnya demi mengadu nasib.

Untuk menyambung hidup, Liem Seeng Tee berjualan di gerbong kereta api jurusan Jakarta-Surabaya. Dari sanalah, uangnya terkumpul sedikit demi sedikit hingga mampu membeli sepeda.

Tak hanya berdagang, Liem Seeng Tee juga pernah bekerja sebagai buruh pelinting rokok di sebuah pabrik yang ada di Lamongan. Namun setelah menikah dengan Siem Tjiang Nio pada tahun 1912, ia berhenti dari pekerjaannya sebagai pelinting rokok dan menyewa warung di Surabaya.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

HM Sampoerna Bukukan Laba Bersih Rp4,5 Triliun hingga Kuartal III 2025

57 tahun lalu

Siapa Pemegang Saham Mayoritas HMSP? Ini Jawabannya

57 tahun lalu

Sabet Penghargaan DIA 2025, HM Sampoerna bakal Terus Berinovasi Demi Memajukan UMKM

57 tahun lalu

Sukses Digelar, Ini Daftar Pemenang INKOMPASS Innovation Challenge 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal