Kisah Mantan Satpam Sukses Ekspor Tas Kulit ke Jepang

Anggie Ariesta
Sany Kamengmau, mantan satpam sukses ekspor tas kulit ke Jepang. Foto: dok KemenkopUKM

"Jumlah tenaga kerja sebelum Covid itu sekitar 30 orang, tapi setelah Covid-19 sementara baru bisa mempekerjakan tujuh orang, tapi kami sesuaikan dengan pesanan. Kalau ada peningkatan pesanan, kita bisa tambah tenaga kerja," ujar Sany.

Dia pun mendapatkan bantuan berupa fasilitasi akses pembiayaan UKM dari Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melalui PT Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dia mendapatkan akses pembiayaan KUR yang difasilitasi oleh KemenKopUKM sebesar Rp500 juta. 

"Dana itu kami gunakan untuk belanja bahan baku, membayar ongkos kerja atau gaji dan untuk mempersiapkan modal kerja orderan berikutnya," ucarnya.

Dia berharap dukungan pemerintah ini akan membantu bisnisnya kembali moncer. Dia juga mengaku ingin menggarap pasar domestik, namun prioritasnya sekarang adalah memenuhi pasar ekspor yang selama ini menjadi pelanggannya. 

Demikian kisah mantan satpam sukses ekspor tas kulit ke Jepang. Semoga kisahnya bermanfaat menginspirasi Anda menjalankan bisnis. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan, 350 Pasukan Jepang dan 3 Heli Jumbo Chinook Tiba

3 hari lalu

Heboh! Presiden Putin Putar Pulpen di Meja

3 hari lalu

Asian Games 2026, Prabowo Ingin Lagu Indonesia Raya Berkumandang di Jepang

9 hari lalu

Tragis! WNI Pekerja Magang di Jepang Tewas Terjepit Mesin Aduk di Pabrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal