Kisah Sukses Elon Musk, Orang Terkaya Dunia yang Pernah Jadi Petani

Dinar Fitra Maghiszha
CEO Tesla, Elon Musk. (Foto: Reuters)

Musk memakai sekop untuk pasir, residu, dan kotoran lainnya di ruangan tersebut. "Tak ada jalan keluar. Jika kamu di sana lebih dari 30 menit, maka akan kepanasan lalu mati," kenangnya.

Sulitnya medan pekerjaan membuat orang-orang di sekitarnya memutuskan untuk pergi. Dari 30 orang, pada akhir pekan, hanya tersisa Musk bersama dua orang lainnya.

Prinsip kerja keras Musk dibayar tuntas. Kesukaan dan kemahirannya terhadap teknologi membawa Musk berkecimpung dalam sejumlah perusahaan seperti Zip2, X.com dan PayPal, sebelum kemudian mendirikan SpaceX, hingga mengakuisi Tesla.

Pada 2015 Musk mendirikan OpenAI,sebuah perusahaan riset kecerdasan buatan nirlaba (AI). OpenAI bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan umum buatan dengan cara yang aman dan bermanfaat bagi umat manusia.

Sedangkan pada 2016, Musk mendirikan Neuralink, sebuah neuroteknologi perusahaan startup untuk mengintegrasikan otak manusia dengan kecerdasan buatan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
3 hari lalu

Fantastis! Kekayaan Elon Musk Tembus Rp12 Kuadriliun, Lampaui Ekonomi Belgia

Bisnis
7 hari lalu

Transformasi Tata Kelola Pupuk Subsidi, Pacu Efisiensi Industri demi Pangan Berdaulat

Megapolitan
15 hari lalu

Pemprov DKI Borong 1,4 Ton Cabai Petani Aceh Terdampak Bencana, Distribusikan ke Pasar

Bisnis
17 hari lalu

Kisah Sukses David Baszucki, CEO Roblox yang Pernah Jadi Pembersih Kaca Jendela

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal