Lalu, pengawasan dan pengendalian wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, terakhir pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan.
“Indonesia harus bisa jadi champion dan akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia,” tuturnya.
Di sisi nilai tukar nelayan juga diperkirakan naik tipis dari periode tahun lalu, yaitu 105,40 persen. Pada 2024, nilai tukar nelayan ditargetkan ada di posisi 108 persen.
Sedangkan, nilai tukar pembudidaya ikan 105 persen. Lalu, rasio ekspor ikan dari hasil perikanan yang diterima oleh negara tujuan ekspor diprediksi mencapai 99 persen.
“Produksi garam di targetkan 2 juta ton, angka konsumsi ikan ditargetkan 59 kg per kap per tahun, luas kawasan konservasi laut ditargetkan mencapai 29,30 juta Ha, penyelesaian penataan ruang laut dan zonasi pesisir ditargetkan di 21 kawasan, proporsi tangkap jenis ikan yang berada dalam batas biologi yang aman ditargetkan lebih dari 80 persen,” ucapnya.