Komitmen Mahata Ke Garuda Indonesia Bergantung kepada Tiket.com?

Ranto Rajagukguk
Piutang Mahata ke Garuda Indonesia akan bergantung dengan realisasi kerja sama bisnis dengan Tiket.com. (Foto: Okezone)

“Saya sangat bangga melihat keberanian startup lokal seperti Mahata Group dan Tiket.com dalam menjawab tantangan global untuk memajukan industry penerbangan dalam negeri,” kata Benny.

Namun seiring berjalannya waktu, kerja sama antara Mahata dengan Tiket.com akhirnya menuai polemik. Garuda Indonesia yang merupakan BUMN penerbangan terbesar dalam negeri, disebutkan belum menerima pembayaran kontrak dari Mahata sebesar 241,94 juta dolar AS.

Belum teralisasinya dana pembayaran dari yang diperkirakan berjumlah Rp3,37 triliun ini ternyata telah dimasukkan dan dicatat ke dalam laporan keuangan Garuda Indonesia. Hal ini berujung pada penolakan dua Komisarisnya, yakni Chaerul Tanjung dan Dony Oskaria untuk menandatangani laporan keungan perseroan tahun 2018 lalu.

Chaerul Tanjung dan Dony Oskaria menilai, seharusnya Garuda Indonesia tidak perlu memasukan biaya kompensasi hak pemasangan peralatan konektivitas dan pengelolaan layanan in-flight entertainment dari Mahata kedalam laporan keuangannya. Alhasil, Garuda pada tahun lalu, berhasil mencatatkan keuntungan sebesar 809,84 ribu dolar AS, membaik dari 2017 yang rugi 216,58 juta dolar AS.

Kejanggalan laporan keuangan inilah yang membuat Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) angkat suara terkait kemungkinan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kembali mengaudit ulang laporan keuangan untuk tahun buku 2018 yang ditolak dua Komarisnya.

Melalui Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN, Gatot Trihargo menyebut, Kementerian BUMN akan menyerahkan seluruhnya kembali ke regulator. "Kita serahkan ke regulator. Kita ikut saja, kan proses sudah jalan," kata Gatot, pada Jumat (3/5/2019) yang lalu.

Karut-marut kerja sama yang melibatkan Mahata, Tiket.com, dan Garuda Indonesia ini tentu akan membuat publik semakin bertanya-tanya. Publik akan menilai, saat Tiket.com memulai kerja sama dengan Mahata dan menggelontorkan dana Rp7,25 triliun, seharusnya tidak membuat perusahaan ini sulit membayar Rp3,37 triliun ke Garuda. Namun sampai saat ini, Garuda belum mendapatkan sepeserpun kontrak pembayaran tersebut.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Prabowo Panggil Bos Garuda Indonesia dan Pindad ke Istana, Ini yang Dibahas 

Nasional
1 bulan lalu

Dirut Garuda Buka Suara soal Viral Kabar Awak Kabin Patah Tulang usai Pesawat Turbulensi

Nasional
2 bulan lalu

Garuda Indonesia Siap Terbangkan 102.502 Jemaah Haji 2026 

Nasional
3 bulan lalu

Garuda Indonesia Tunda Beli Pesawat Baru Meski Kantongi Rp23,67 Triliun dari Danantara 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal