Konsumsi Listrik Juni Naik Tipis, PLN: Libur Lebaran Terlalu Panjang

Isna Rifka Sri Rahayu
ilustrasi. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyatakan, konsumsi listrik pada bulan lalu tumbuh tipis karena libur sepanjang bulan tersebut terlalu banyak.

Data PLN menunjukkan, konsumsi listrik pada Juni 2018 hanya tumbuh 2,49 persen. Pertumbuhan itu lebih rendah dari bulan April dan Mei 2018 yang masing-masing tumbuh 7,42 persen dan 7,09 persen.

Kepala Divisi Niaga PLN, Yuddy Setyo Wicaksono mengatakan, pertumbuhan konsumsi listrik yang melambat tersebut disebabkan lamanya libur lebaran di bulan Juni lalu. Pemerintah menetapkan cuti lebaran tahun ini 10 hari, kemudian ditambah dengan libur akhir pekan, maka menjadi 16 hari.

"Penurunan karena banyaknya libur panjang. Tahun ini libur 16 hari sedangkan tahun lalu hanya 8 hari," ujarnya di Hotel Gran Mahakam, Jakarta, Jumat (3/7/2018).

Berdasarkan hitung-hitungan PLN, jika cuti Lebaran berkisar antara 8-9 hari seperti yang terjadi dalam 11 tahun terakhir, konsumsi listrik bisa tumbuh 5,48 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Usut Kasus Korupsi Batu Bara, Asabri dan Krakatau Steel: Atensi Presiden agar Diungkap

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Penggeledahan Kafe di Cipete Jaksel terkait Kasus Korupsi Batu Bara PLN hingga Asabri

57 tahun lalu

Bos PLN Ungkap Harga Listrik PLTS Bisa Lebih Mahal gegara Hal Ini

57 tahun lalu

Cegah Pemadaman Bergilir, PLN Dapat Tambahan Batu Bara 3 Juta Ton per Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news