Krisis Listrik China Jadi Kelemahan Kebijakan Presiden Xi Jinping, Ini 4 Solusinya

Dinar Fitra Maghiszha
Krisis listrik di China menyebabkan banyak pabrik tak dapata berproduksi karena pemadaman listrik bergilir. (Foto: Istimewa)

1. Liberalisasi Pasar Listrik

Pemicu krisis energi di China saat ini merupakan imbas dari penutupan sejumlah pembangkit listrik.

Pembelian batu bara di tengah meningkatnya harga komoditas, membuat perusahaan mengalami kerugian besar di pasar listrik yang punya regulasi ketat.

Aturan harga saat ini merupakan acuan yang hanya berlaku untuk tahun 2019. Apabila tolak-ukur energi listrik saat ini bisa diganti dengan model hibrida, maka akan jauh lebih fleksibel.

"Jika China bisa membebaskan pasar listrik, maka mungkin bisa menyediakan pasokan listrik yang cukup, tetapi memang kenaikan biaya listrik juga dapat melemahkan ekonomi lokal," kata Head of China Research BloombergNEF, Kou Nannan.

Kendati begitu, hambatan utama liberalisasi pasar listrik China berada di tingkat hilir yakni pengguna, bahkan juga industri manufaktur.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
4 tahun lalu

Krisis Listrik Makin Gawat, China Bakal Impor Batubara dari Indonesia

Destinasi
20 jam lalu

Alasan Penduduk China Tak Mau Melahirkan, Biaya Hidup Anak Tembus Rp 1,2 Miliar

Internasional
22 jam lalu

Krisis Kelahiran, China Naikkan Pajak Kondom demi Jaga Populasi

Internasional
3 hari lalu

China Klaim Latihan Perang Kepung Taiwan Sukses, Gagalkan Upaya Separatisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal