Kupedes BRI Tumbuh Pesat, Pelaku Usaha Mikro Indonesia Terus Berkembang

Anindita Trinoviana
Produk komersial Kupedes tercatat tumbuh pesat. (Foto: dok BRI)

“Sehingga wajar pertumbuhan kredit mikro masih positif dan semakin besar porsinya,” ucap Faisal. 

Selain itu, kredit mikro bisa dibilang merupakan segmen yang lebih kebal terhadap kondisi ekonomi baik domestik, apa lagi global.

“Karena kebanyakan dari mereka bergerak di bisnis kebutuhan sehari-haris, sehingga tidak pernah kehilangan pasar dan selalu haus modal,” tuturnya. 

Hal itu terlihat pula dari kinerja kredit mikro di tataran industri. Bank Indonesia (BI) memaparkan, kredit UMKM tumbuh 8,2 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp1.332,9 triliun. Bila dirinci, segmen mikro tumbuh 25,7 persen yoy, kecil terkoreksi 1,3 persen yoy, dan menengah terkoreksi 5,3 persen yoy. 

Sepanjang 2023 hingga September, segmen mikro bisa dikatakan merupakan motor pertumbuhan kredit UMKM. Pun rasionya sudah membesar dan mencapai 45,48 persen. Sebagai perbandingan, per Desember 2022, rasio kredit mikro terhadap penyaluran dana ke UMKM sebesar 40,07 persen.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tingkatkan Produktivitas dan Kebersamaan, PNM Gelar Kegiatan PORSENI

57 tahun lalu

PNM Apresiasi Ribuan Karyawan lewat Program Umrah ke Baitullah

57 tahun lalu

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi, Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun

57 tahun lalu

TASPEN Salurkan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar ke Dua Keluarga ASN di Kepulauan Riau 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal