Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Brasil dan Argentina Bahas Bikin Mata Uang Bersama

Dinar Fitra Maghiszha
Presiden Argentina Alberto Fernandez dan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva bahas bikin mata uang bersama. Foto: Reuters

BUENOS AIRES, iNews.id - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dan pemimpin Argentina Alberto Fernandez menyatakan, mengincar integrasi ekonomi yang lebih besar, termasuk pengembangan mata uang bersama. Itu dilakukan untuk menegurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

Dalam artikel yang dipublikasi di situs Argentina, Perfil yang dikutip dari Reuters, disebutkan kedua negara berupaya untuk menyederhanakan dan memodernisasi aturan serta mendorong penggunaan mata uang lokal. Kedua negara juga memutuskan melakukan diskusi tentang mata uang bersama Amerika Selatan yang bisa digunakan untuk arus keuangan dan komersial, mengurangi biaya operasional, dan kerentanan eksternal. 

Awalnya gagasan mengenai mata uang bersama diangkat dalam sebuah artikel yang ditulis tahun lalu oleh Fernando Haddad dan Gabriel Galipolo. Haddad sekarang menjadi menteri keuangan Brasil dan Galipolo sebagai sekretaris eksekutifnya.

Sementara Lula memilih Argentina untuk perjalanan internasional perdana sejak menjabat, mengikuti tradisi pertama kali mengunjungi mitra dagang terbesar Brasil di wilayah tersebut. Selama empat tahun, kedua negara mengalami hubungan yang tegang di bawah pemerintahan mantan presiden sayap kanan Brasil Jair Bolsonaro.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melesat ke Rp16.771 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Makro
4 hari lalu

Rupiah Melemah ke Rp16.773 per Dolar AS Jelang Akhir Tahun  

Keuangan
7 hari lalu

Rupiah Sepekan Melemah Tipis 0,09 Persen, Sentuh Rp16.750 per Dolar AS

Internasional
10 hari lalu

Ternyata Ini Penyebab Tur Lionel Messi di India Rusuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal