Larangan Ekspor Beras India Picu Ancaman Inflasi Pangan Global

Aditya Pratama
Larangan ekspor beras India dinilai dapat memicu ancaman inflasi lebih lanjut di pasar pangan global. (Foto: Ilustrasi/Antara)

Di bawah kepemimpinan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi, Pemerintah India telah memperpanjang larangan ekspor gandum setelah membatasi pengiriman beras pada September 2022. Kebijakan ini juga membatasi ekspor gula pada tahun ini karena hasil panen tebu turun.

“India akan mengganggu pasar beras global dengan kecepatan yang jauh lebih besar daripada yang dilakukan Ukraina di pasar gandum dengan invasi Rusia,” ucap Presiden Asosiasi Eksportir Beras B.V. Krishna Rao dikutip, Sabtu (22/7/2023).

Beras merupakan makanan pokok bagi lebih dari 3 miliar orang, dan hampir 90 persen dari tanaman intensif air diproduksi di Asia, di mana pola cuaca El Niño biasanya menurunkan curah hujan. Harga global sudah berada di level tertinggi dalam 11 tahun.

“Larangan ekspor yang tiba-tiba akan sangat menyakitkan bagi pembeli yang tidak dapat menggantikan pengiriman dari negara lain mana pun,” ucap Rao.

Sementara itu, Thailand dan Vietnam tidak memiliki persediaan yang cukup untuk menutupi lubang yang ditinggalkan tersebut. Konsumen Afrika akan paling terdampak dari keputusan India. Rao menyebut, banyak negara akan mendesak New Delhi untuk melanjutkan pengiriman beras.

Konsumen utama beras India di antaranya Benin, Senegal, Pantai Gading, Togo, Guinea, Bangladesh, dan Nepal. Meski larangan berlaku mulai 20 Juli, tetapi kapal yang sedang memuat komoditas tersebut akan tetap diizinkan untuk ekspor.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Dikunjungi Narendra Modi, InJourney Optimistis Candi Prambanan Makin Dilirik Turis India

57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

57 tahun lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

57 tahun lalu

Prabowo di Hadapan Narendra Modi: Saya Punya DNA India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal