Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono menambahkan, aksi korporasi tersebut merupakan langkah awal perseroan pada tahun ini untuk divestasi tol. Waskita memiliki target besar untuk melepas sebagian kepemilikan jalan tol yang telah dibangun.
Untuk Tol Semarang-Batang, Destiawan mengaku transaksi ini tergolong molor akibat pandemi Covid-19. Ke depan, setidaknya ada sembilan jalan tol yang akan didivestasi.
"Kami harapkan beberapa divestasi berikutnya akan berlangsung selama Semester I maksimum di kuartal ketiga. Momen ini merupakan bukti kepada pemangku kepentingan, bahwa ruas-ruas tol milik Waskita memiliki nilai jual yang baik," tuturnya.