LG Disebut Mundur dari Proyek Baterai Kendaraan Listrik, Ini Kata Erick Thohir

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Suparjo Ramalan/MPI)

Erick menegaskan, sekalipun tanpa LG, Indonesia tetap menjadi pusat baterai kendaraan listrik dunia. Pasalnya, sejumlah perusahaan raksasa asal Eropa, Amerika Serikat, dan Asia Tenggara menaruh minat yang tinggi terhadap proyek kendaraan listrik di Indonesia. 

"Tetapi saya rasa bukan karena salah satu investor Indonesia tidak menjadi pusat EV, tidak. Indonesia sendiri masih produsen nikel terbesar dan jelas komitmen bapak Presiden hilirisasi harus tetap terjadi di Indonesia," katanya.

"Amerika dan Eropa dan banyak negara sangat positif hal ini, termasuk bilateral dengan Vietnam, salah satu isunya EV battery juga, bagaimana Vietnam ingin bekerja sama dengan Indonesia untuk juga bisa punya akses dapat baterai listriknya dari Indonesia, itu yang kita dorong kerja sama dengan berbagai pihak sebagai keseimbanagan pasar terbuka," sambungnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.851 per Dolar AS

57 tahun lalu

Sejarah Baru! Timnas Voli Putra Indonesia Juara Asia, Erick Thohir Angkat Topi

57 tahun lalu

Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Sisa 250, Soroti Pemborosan Gaji Direktur-Komisaris

57 tahun lalu

Prabowo Terima Usulan Para Rektor, Laba BUMN Dibagi untuk Riset dan Inovasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal