Lippo Group Bangun Gurita Bisnis Rumah Sakit di China

Ranto Rajagukguk
Rumah Sakit Siloam milik Lippo Group

Lippo juga ingin terjun ke dalam pembangunan perkotaan, di mana rumah sakit adalah pilar, dan kemungkinan akan menginvestasikan sekitar 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) ke proyek semacam itu.

Keberhasilan Riady berbisnis di dalam negeri mendorongnya untuk melakukan hal serupa ke China. Dia dikenal dengan perubahan Bank Central Asia (BCA) yang menjadikan bank sektor swasta itu terbesar di negaranya. Di bawah pengelolaannya, BCA mencapai pertumbuhan yang pesat karena mengurangi biaya melalui standarisasi yang apik.

Lippo membayangkan strategi serupa untuk rumah sakit. Siloam International Hospitals, anak perusahaan anggota kelompok inti Lippo Karawaci, mengoperasikan 25 rumah sakit di Indonesia. Perusahaan, yang sudah menjadi pemimpin industri ini berencana meningkatkan portofolioya menjadi 50 fasilitas rumah sakit pada 2019.

Lippo mulai memperluas operasi rumah sakitnya di luar negeri pada tahun 2015, membuka Rumah Sakit Pun Hlaing Siloam di Myanmar dalam kemitraan dengan konglomerat lokal First Myanmar Investment. Rumah sakit Yangon mampu menyediakan layanan medis lanjutan seperti MRI dan CT scan.

Lippo juga berencana membuka 20 rumah sakit di Myanmar dan ingin memasuki pasar seperti Vietnam dan Kamboja.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
7 jam lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

3 hari lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

3 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

4 hari lalu

Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal