Luhut Ingatkan Dampak El Nino di RI, Kekeringan hingga Picu Inflasi

Heri Purnomo
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, El Nino berpotensi menyebabkan dampak kekeringan yang luas dan berkolerasi terhadap penurunan produksi pertanian. (Foto: okezone)

Hal ini terjadi karena diperkirakan 41 persen lahan padi mengalami kekeringan ekstrem di tahun tersebut. Data World Food Programme bahkan menyebut bahwa 3 dari 5 rumah tangga kehilangan pendapatan akibat kekeringan, dan 1 dari 5 rumah tangga harus mengurangi pengeluaran untuk makanan akibat kekeringan.

Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan tersebut, Luhut menyatakan pemerintah Indonesia akan bersiap menghadapi segala kondisi ekstrem sekalipun. 

Oleh sebab itu, dia meminta seluruh Kementerian/Lembaga terkait juga Pemerintah Daerah untuk mulai bersiap sejak dini, memperhitungkan segala langkah yang mesti ditempuh agar pengalaman buruk delapan tahun lalu tidak terulang kembali.

"Setidaknya sejak saat ini kami menyiapkan teknologi modifikasi cuaca sebagai senjata menghadapi El Nino," ucap Luhut.

"Mari kita semua tetap waspada dan saling menjaga di masa masa sulit seperti ini sehingga kerugian yang terjadi akibat peralihan cuaca bisa kita reduksi bersama demi kemaslahatan masyarakat Indonesia seluruhnya," sambungnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

BNPB Wanti-Wanti Potensi Karhutla Besar pada 2027

Bisnis
16 jam lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Nasional
1 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Nasional
5 hari lalu

Luhut Datangi Kantor Airlangga, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal