Luhut Rayu Investor Jerman Bangun Industri Manufaktur di Indonesia

Suparjo Ramalan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. (Foto: Humas Kemenko Marves)

Luhut mendorong kerja sama yang saling menguntungkan antara Indonesia dengan pemangku kepentingan terkait. Kerja sama itu bisa bergerak di bidang ekonomi, ketenagakerjaan, kesehatan, dan teknologi.

Luhut menegaskan, Indonesia terbuka terhadap investasi dengan negara mana pun, termasuk dari Eropa. Saat ini, Indonesia dan Uni Eropa (UE) memiliki perjanjian kerja sama Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Dengan platform tersebut, kemitraan strategis Indonesia dan UE akan semakin konkret.

Dari sisi regulasi, kata dia, Indonesi baru mengesahkan Omnibus Law Cipta Kerja. Aturan ini menyederhanakan 8.451 aturan nasional dan 15.965 aturan regional yang membebani bisnis mikro hingga besar.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
2 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Nasional
3 hari lalu

Pemerintah Tawarkan Puluhan Proyek Tol ke Investor Australia, Ini Daftarnya

Nasional
5 hari lalu

Danantara Siap Borong Saham Lokal, Ini Kriteria Perusahaan yang Dilirik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal