Luhut Sebut Head Quarter Perusahaan Sawit Harus Ada di Indonesia, Ini Alasannya

azhfar muhammad
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, dalam seminar nasional Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) yang ditayangkan di akun Youtube STTAL, Rabu (25/5/2022). (Foto: tangkapan layar)

"Saya lapor presiden, pak head quarter-nya harus semua pindah di sini. Alasannya, Bayangkan dia punya 300.000-600.000ha, headquarter-nya di luar negeri, dia bayar pajak di luar negeri itu," ujar Luhut. 

Dengan demikian, lanjutnya, seluruh head quarter perusahaan kelapa sawit harus berada di tanah air agar pengawasan dapat dilakukan secara maksimal, dan setoran pajak pun masuk ke kas negara. 

Itu berarti semua perusahaan kelapa sawit tidak bisa memiliki perkebunan kelapa sawit saja di Indonesia, tetapi juga memiliki kantor pusat yang beroperasi di Indonesia. 

"It's not gonna happen. You have to move your own head quarter to Indonesia. Itu yang penting dipikirkan. Bukan hanya sekadar ini siapa yang nanganin, si itu yang nanganin. Mau siapa kek yang nanganin yang penting beres," tutur Luhut.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Pemerintah Perpanjang Bantuan Beras dan Minyak Goreng hingga April, Sasar 33,2 Juta Penerima

Nasional
10 hari lalu

Daftar Harga Pangan usai Libur Lebaran: Bawang hingga Telur Ayam Naik, Cabai Rawit Merah Turun

Nasional
26 hari lalu

Breaking News: Kejagung Geledah Kantor hingga Rumah Komisioner Ombudsman

Nasional
30 hari lalu

Update Harga Pangan 5 Maret 2026: Cabai Rawit-Telur Ayam Naik, Minyak Goreng Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal